- Perbaikan rugi bersih sebesar 57% menunjukkan efisiensi operasional yang meningkat.
- Likuiditas membaik dengan kenaikan kas dan bank hampir dua kali lipat.
- Aset tetap menurun menandakan langkah konservatif dalam investasi jangka panjang.
Ipotnews - PT Capitol Nusantara Indonesia Tbk () mencatat penurunan rugi bersih menjadi USD494.737 di tahun 2025, turun 57 persen dibandingkan rugi bersih USD1.149.839 pada periode yang sama tahun sebelumnya. Penurunan rugi ini mencerminkan perbaikan efisiensi operasional meski pendapatan perusahaan mengalami kontraksi.
Mengutip laporan keuangan perusahaan yang dipublikasikan, Jumat (15/5), pendapatan perusahaan tercatat USD1.724.569, turun 8,4 persen dari USD1.883.702 pada Desember 2024.
Di periode tersebut beban pokok pendapatan juga menurun 21 persen menjadi USD2.115.208 dari USD2.678.709, sehingga rugi bruto berkurang menjadi USD390.639, membaik 50,8 persen dibandingkan rugi bruto USD795.007 tahun sebelumnya.
Sementara itu untuk beban umum dan administrasi perseroan turun signifikan 42 persen menjadi USD181.207 dari sebelumnya USD313.847. Sedangkan pendapatan operasi lainnya naik hampir 5 kali lipat menjadi USD29.610.
Secara keseluruhan, rugi usaha berkurang 58 persen menjadi USD481.728, dan rugi komprehensif turun menjadi USD496.691, menunjukkan tren perbaikan kinerja operasional.
Aset perseroan tercatat sebesar USD7.892.291 atau turun 13 persen dari periode Juni 2025 yang mencapai USD9.064.086. Untuk liabilitas tercatat sebesar USD41.916.272 atau turun dari sebelumnya USD42.591.376.
Aset lancar meningkat tipis 5 persen menjadi USD2.578.890, didorong oleh kenaikan kas dan bank yang melonjak 92 persen menjadi USD932.834 dari USD484,814. Namun, aset tidak lancar turun 19,6 persen menjadi USD5.313.401, seiring penurunan nilai aset tetap.
Arus kas dari aktivitas operasi berbalik positif menjadi USD517.985, dibandingkan arus keluar USD12.244 pada periode sebelumnya. Arus kas dari aktivitas investasi relatif kecil, yakni US416, sedangkan arus kas pendanaan menunjukkan pengeluaran USD100.000, turun 34 persen dari USD152.608 tahun sebelumnya.
Dengan demikian, kas dan setara kas akhir periode naik tajam 91 persen menjadi USD932,834, menandakan perbaikan likuiditas perusahaan.
(Marjudin/ AI)
Sumber : admin