Bank Mandiri (BMRI) Salurkan KUR Rp 40,99 Triliun, Terbesar ke Sektor Pertanian
Saturday, January 10, 2026       07:38 WIB

JAKARTA, investor.id- PT Bank Mandiri (Persero) Tbk () mempertegas komitmennya dalam mendukung agenda ekonomi Presiden Prabowo Subianto lewat penguatan sektor UMKM . Sepanjang tahun 2025, bank berlogo pita emas ini sukses menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp 40,99 triliun kepada lebih dari 355 ribu pelaku usaha di seluruh Indonesia.
Direktur Utama Bank Mandiri, Riduan, mengungkapkan bahwa penyaluran ini bukan sekadar mengejar target angka, melainkan wujud nyata pemberdayaan ekonomi kerakyatan. Di samping kredit dilakukan secara masif, kualitas kredit tetap terjaga dengan rasio kredit bermasalah ( non-performing loan /NPL) di bawah 1%.
"Dukungan KUR ini bukan hanya tentang pembiayaan, tetapi juga tentang pemberdayaan. Melalui akses modal yang lebih luas, kami ingin membantu pelaku UMKM memperkuat kapasitas produksi, memperluas lapangan pekerjaan, dan meningkatkan daya saing. Inilah wujud Sinergi Majukan Negeri yang kami jalankan secara berkelanjutan," ujar Riduan dalam keterangan resminya, Jumat (9/1/2026).
Sejalan dengan visi ketahanan pangan nasional, Bank Mandiri mengarahkan mayoritas pembiayaannya ke sektor produksi. Sebanyak 61,54% atau senilai Rp 25,13 triliun dialokasikan untuk sektor non-perdagangan.
Rincian Penyaluran Sektor Produksi:
  • Pertanian: Rp 12,75 triliun (31,23%)
  • Jasa Produksi: Rp 8,76 triliun (21,45%).
  • Industri Pengolahan: Rp 3,03 triliun (7,43%).
  • Perikanan: Rp 562 miliar (1,38%).

"Melalui skema pembiayaan yang berkelanjutan ini, kami berkomitmen untuk berperan aktif dalam mendorong pergerakan perekonomian nasional, khususnya pada sektor produksi," kata Riduan.
Untuk menjaga kualitas kredit, Bank Mandiri menerapkan strategi pembiayaan berbasis ekosistem atau closed-loop . Bank mengintegrasikan nasabah besar ( wholesale ) dengan mitra UMKM dalam satu rantai nilai ( supply chain ).
Selain itu, Bank Mandiri memanfaatkan jaringan Mandiri Agen untuk memudahkan debitur KUR melakukan transaksi harian dan pembayaran angsuran di lokasi terdekat. Langkah ini dibarengi dengan edukasi literasi digital agar pelaku UMKM bisa naik kelas menjadi usaha yang modern.
Memasuki tahun 2026, Bank Mandiri menyatakan kesiapannya untuk mengakselerasi penyaluran KUR lebih jauh lagi. Fokus utama tahun depan tetap pada sinergi antar-Mandiri Group dan digitalisasi ekosistem guna memastikan bantuan modal tepat sasaran.
"Kami memastikan penyaluran KUR dapat dilakukan secara tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. UMKM yang tangguh akan menciptakan lapangan kerja yang lebih luas dan menjadi fondasi bagi ketahanan pangan serta kesejahteraan nasional," tandas Riduan.

Sumber : investor.id
An error occurred.