BCA Gandeng Masyarakat di Labuan Bajo Dorong Sektor Gastronomi
Saturday, July 11, 2026       15:18 WIB

Jakarta - PT Bank Central Asia Tbk () melalui payung program corporate shared value (CSV) Bakti BCA, melakukan pemberdayaan masyarakat di Indonesia Timur dengan peningkatan keterampilan gastronomi bagi para pengelola desa Bakti BCA di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur.
Program ini diikuti oleh 9 pengelola desa Bakti BCA untuk memaksimalkan potensi yang dimiliki masing-masing desa, salah satunya di bidang gastronomi. Program ini juga dirancang untuk memberdayakan pengelola desa yang memiliki keunggulan di bidang gastronomi, termasuk pendalaman kuliner lokal tersebut dengan sejarah, seni, dan budaya.
"Kuliner lokal adalah salah satu potensi yang paling dekat dengan keseharian masyarakat desa. Melalui workshop ini, kami ingin mendorong para pengelola Desa Bakti BCA untuk semakin percaya diri menyajikan cita rasa dan budaya khas daerahnya dengan standar penyajian yang lebih baik, sehingga dapat menjadi salah satu penggerak ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat desa," kata EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA, Hera F. Haryn, dalam keterangan tertulis, Sabtu (11/7/2026).
Workshop ini mengusung pendekatan penyajian gastronomi end-to-end, mulai dari pemilihan dan pengolahan bahan baku lokal, teknik memasak, hingga cara menata dan menyajikan hidangan agar tampil lebih menarik di mata wisatawan. Melalui pendekatan ini, peserta diajak mempraktikkan langsung setiap tahapan penyajian, dengan pendampingan dari Dapur Tara, pelaku usaha kuliner berbasis budaya Flores yang berlokasi di kawasan Labuan Bajo, sebagai fasilitator workshop ini.
Hera bilang, BCA memberikan pembinaan holistik untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) masyarakat desa, melalui berbagai program seperti pengelolaan keuangan, rumah pangan hidup (RPH), revitalisasi kebun kopi, dukungan sertifikasi, serta berbagai ragam program pengembangan lainnya.
Seluruh kontribusi tersebut dijalankan secara terstruktur melalui tiga pilar utama inisiatif Desa Bakti BCA, yaitu usaha berbasis kemasyarakatan dengan memastikan usaha desa Bakti BCA dimiliki dan dikelola oleh masyarakat lokal di masing-masing daerah.
Selain itu, peningkatan kapasitas dengan menyelenggarakan pelatihan berkala untuk penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan kelembagaan tata kelola usaha desa. Terakhir adalah akses pasar, dengan memberikan dukungan promosi dan perluasan akses pasar melalui berbagai saluran ekosistem BCA serta misi penjualan.
"Kami percaya bahwa penguatan kapasitas masyarakat desa harus dilakukan secara konsisten dan berkesinambungan agar dampaknya benar-benar terasa. Karena itu, setiap program dirancang untuk saling terhubung dan mendukung pengembangan potensi lokal secara menyeluruh," tutup Hera.

Sumber : DETIK FINANCE
An error occurred.