Apa yang Harus Dilakukan jika Terlambat Mempersiapkan Masa Pensiun?
Thursday, April 09, 2026       15:21 WIB

Sebagai seorang karyawan, ketika kita berbicara tentang ' terlambat untuk mempersiapkan masa pensiun ', sesungguhnya kita tidak pernah sepenuhnya terlambat, atau sama sekali belum mempersiapkan masa pensiun kita itu.
Sebabnya adalah, berdasarkan undang-undang tenaga kerja yang berlaku, setiap kali seorang karyawan menerima penghasilan (gaji), maka penghasilan itu otomatis akan dipotong (disisihkan) sebagian dan disimpan dalam rekening JHT (Jaminan Hari Tua) atas nama karyawan itu sendiri.
Persoalannya adalah, jumlah yang disisihkan untuk JHT hanyalah jumlah minimum untuk menjamin hari tua karyawan itu. JHT tidak memperhitungkan kebutuhan-kebutuhan spesifik seorang karyawan pada masa pensiun. Misalnya, seorang karyawan mungkin bercita-cita untuk berbisnis daring ( online ), atau mungkin bercita-cita untuk menjadi petani (peternak) di kampung setelah pensiun nanti.
Kebutuhan dana untuk masa pensiun seperti itu (berbisnis atau bertani) harus dipersiapkan dalam bentuk rekening Dana Pensiun pribadi, yang ditabung sendiri oleh karyawan, terpisah dari JHT. Dalam artikel ini kami menyebut rekening itu sebagai RDPP (Rekening Dana Pensiun Pribadi).
Jika Anda adalah seorang karyawan, dan Anda 'terlambat' untuk mempersiapkan rekening Dana Pensiun pribadi, sementara masa pensiun sudah di depan mata, maka langkah-langkah yang dapat Anda tempuh adalah:
Segera membuat Perencanaan Pensiun yang baik
Terlambat membuat perencanaan pensiun berarti bahwa Anda bukan saja belum mempersiapkan Dana Pensiun yang cukup untuk kebutuhan Anda pada masa pensiun, tetapi yang lebih penting lagi adalah bahwa Anda belum memiliki rencana akan tindakan-tindakan yang akan Anda lakukan ketika pensiun nanti.
Biasanya, setelah Anda membuat rencana pensiun, dan kemudian menghitung jumlah Dana Pensiun yang sudah terkumpul, barulah Anda menyadari bahwa jumlah Dana Pensiun yang Anda miliki ternyata belum cukup.
Katakanlah Anda saat ini berusia 50 tahun, dan Anda selama ini belum pernah berpikir tentang masa pensiun yang Anda impikan. Selama ini Anda hanya berpikir tentang bagaimana menyiapkan dana yang cukup untuk keluarga, uang sekolah untuk anak-anak, dan sekali-sekali pergi berlibur bersama keluarga.
Sekarang adalah saat yang sangat penting ( crucial ) bagi Anda untuk membuat perencanaan pensiun yang baik dan lengkap. Jangan biarkan masa pensiun ( golden age ) datang, dan Anda tidak siap.
Siapkan Rekening Dana Pensiun Pribadi dan maksimalkan jumlah yang Anda simpan
Setelah Anda menyusun perencanaan pensiun, Anda sudah memiliki gambaran yang jelas seperti apa masa pensiun yang ingin Anda capai. Tentukan jumlah Dana Pensiun yang Anda butuhkan untuk itu. Sekarang, tugas Anda adalah mencapai jumlah Dana Pensiun yang sudah Anda tentukan sendiri untuk mewujudkan masa pensiun sesuai harapan Anda.
Dana Pensiun yang Anda tetapkan sendiri besarnya harus Anda simpan dalam rekening terpisah yang bernama Rekening Dana Pensiun Pribadi ( RDPP ). RDPP dapat berbentuk rekening Reksadana (untuk Dana Pensiun yang disimpan dalam bentuk  intangible asset ), atau dalam bentuk tanah dan bangunan (untuk Dana Pensiun yang disimpan dalam bentuk  tangible asset ).
Karena Anda sudah 'terlambat' dalam mempersiapkan Dana Pensiun, Anda harus memaksimalkan jumlah tabungan yang disetorkan ke dalam rekening Dana Pensiun tersebut. Jika Anda memiliki kelebihan dana sebesar 40% dari semua biaya-biaya (pengeluaran) per bulan, masukkanlah semua jumlah itu ke dalam RDPP . Jika Anda mendapatkan bonus dari kinerja yang baik di kantor, masukkanlah jumlah itu seluruhnya ke dalam RDPP .
Bersiaplah untuk Bekerja Lebih Lama
Jika Anda sudah terlambat untuk mempersiapkan Dana Pensiun, maka Anda harus bersiap untuk bekerja lebih lama. Lupakan pensiun dipercepat ( early retirement ). Jika di tempat Anda bekerja, setiap jam kerja di atas jam kerja normal mendapat pembayaran upah lembur, Anda harus manfaatkan kesempatan itu.
Tujuannya hanya satu, yaitu bekerja lebih lama untuk mendapatkan bayaran yang lebih banyak. Jika Anda mempunyai keahlian lain, misalnya memberi les musik, manfaatkan keahlian itu untuk mendapatkan tambahan penghasilan.
Bersiaplah untuk Relokasi ke rumah yang lebih kecil dan murah
Jika Anda 'terlambat' untuk mempersiapkan Dana Pensiun, dan masa pensiun sudah semakin dekat,  mungkin  Anda dapat mencoba relokasi rumah tinggal untuk mengurangi pengeluaran rumah tangga setiap bulan. Untuk karyawan yang sudah berusia lima puluhan, biasanya anak-anak sudah besar dan keluar dari rumah. Kondisi ini memungkinkan Anda untuk relokasi ke rumah yang lebih kecil, dan lebih murah.
Alternatifnya, Anda dapat menyewakan kamar kosong yang dulu ditinggali oleh anak-anak. Tujuannya hanyalah untuk mengurangi pengeluaran biaya-biaya yang tidak perlu dan menambah pemasukan untuk Dana Pensiun Anda.
Sesuaikan Gaya Hidup Anda sejalan dengan gaya hidup sederhana seorang pensiunan
Jika Anda 'terlambat' untuk mempersiapkan masa pensiun, Anda harus berusaha mencari setiap kesempatan untuk menambah penghasilan dan mengurangi pengeluaran. Untuk mengurangi pengeluaran rumah tangga Anda setiap bulan, Anda dapat bersiap-siap menyesuaikan gaya hidup Anda dengan gaya hidup sederhana seorang pensiunan.
Misalnya, sebagai karyawan yang mendekati usia pensiun, Anda harus mulai mengurangi pengeluaran untuk kumpul-kumpul ( hang-out ) dengan sesama kolega kantor, termasuk mengurangi pengeluaran-pengeluaran untuk membeli baju kantor.
 Oleh: Fredy Sumnedap, CFA 

Sumber : IPS

berita terbaru
Friday, Apr 17, 2026 - 12:22 WIB
Perubahan Kepemilikan Saham AKPI, Jual
Friday, Apr 17, 2026 - 12:21 WIB
Perubahan Kepemilikan Saham CASH, Beli
Friday, Apr 17, 2026 - 12:19 WIB
Perubahan Kepemilikan Saham YOII, Jual
Friday, Apr 17, 2026 - 12:17 WIB
Perubahan Kepemilikan Saham STTP, Beli
Friday, Apr 17, 2026 - 11:10 WIB
Angka Transaksi Saham DADA Meroket
Friday, Apr 17, 2026 - 10:55 WIB
Perubahan Kepemilikan Saham NSSS, Jual