Antam Bantah Rumor 109 Ton Emas Palsu, Pastikan Produk Asli LBMA
Saturday, October 03, 2026       19:19 WIB

AI News - Pada 3 Oktober 2026, PT Antam (Persero) Tbk. menegaskan bahwa 109 ton emas yang disebut-sebut sebagai "emas palsu" bukanlah produk palsu, melainkan kasus pelanggaran penggunaan merek secara ilegal, dan menekankan bahwa seluruh produk Logam Mulia Antam tetap asli serta bersertifikasi LBMA .

Poin Penting

  • Rumor 109 ton emas palsu beredar kembali pada 3 Oktober 2026, namun bukan emas palsu.
  • Kasus melibatkan 109 ton logam mulia periode 2010-2021, terkait penggunaan merek secara ilegal, bukan pemalsuan.
  • Seluruh produk Logam Mulia Antam diproduksi di satu pabrik yang bersertifikasi London Bullion Market Association.
  • Antam menyediakan fitur keamanan CertiEye serta verifikasi melalui butik resmi untuk memastikan keaslian.

Mengapa Rumor 109 Ton Emas Palsu Muncul Kembali?


Rumor tersebut muncul kembali karena posting ulang berkas berita lama tahun 2024 yang disebarkan tanpa konteks lengkap. Media sosial mempercepat penyebaran informasi yang tidak terverifikasi, sehingga publik mengira ada perkembangan baru terkait Antam. Menurut Wisnu Danandi Haryanto, Corporate Secretary Antam, narasi itu berawal dari pemberitaan 2024 dan kemudian diulang tanpa penjelasan, sehingga menimbulkan persepsi keliru tentang adanya kasus baru. Ketidakjelasan tersebut mendorong Antam untuk mengeluarkan pernyataan resmi demi meluruskan fakta. Langkah klarifikasi bertujuan mengurangi kebingungan dan melindungi reputasi produk Logam Mulia Antam di mata konsumen.

Apa Pokok Perkara Terkait 109 Ton Emas yang Dikaitkan dengan Antam?


Pokok perkara sebenarnya adalah dugaan pelanggaran penggunaan merek Antam secara ilegal pada logam mulia milik pihak lain, bukan pemalsuan emas. Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Ketut Sumedana, menyatakan pada 2024 bahwa emas yang menjadi objek dalam perkara korupsi tata kelola komoditas 2010-2021 tidak bersifat palsu. Ia menekankan bahwa isu tersebut berfokus pada penempelan merek Antam tanpa izin, yang menyebabkan selisih harga pada 109 ton emas tersebut. Karena tidak melibatkan kualitas atau kemurnian emas, produk yang diproduksi di pabrik Antam tetap asli. Penjelasan ini memberi kepastian bahwa tidak ada ancaman terhadap keaslian logam mulia yang dijual secara resmi.

Bagaimana Antam Menjamin Keaslian dan Keamanan Produk Logam Mulia Bagi Konsumen?


Antam menjamin keaslian produk melalui sertifikasi LBMA , fitur keamanan CertiEye, dan sistem verifikasi di butik resmi. Sekretaris Perusahaan Antam, Syarif Faisal Alkadrie, mengungkap bahwa seluruh produk Logam Mulia Antam dilengkapi sertifikat resmi dan diproduksi di satu-satunya pabrik pengolahan serta pemurnian emas di Indonesia yang telah bersertifikasi LBMA . Pada beberapa produk, Antam menyematkan kode sekuriti yang dapat dicek melalui aplikasi CertiEye, sehingga konsumen dapat memverifikasi keaslian dan kadar kemurnian secara cepat. Antam juga mengimbau masyarakat untuk memperoleh emas hanya lewat kanal resmi, karena pemeriksaan di butik dan penggunaan aplikasi verifikasi merupakan cara paling dapat diandalkan untuk memastikan produk tetap asli dan berkualitas.

 Disclaimer: This article was produced automatically by Artificial Intelligence (AI) through the compilation and synthesis of information from multiple news sources. It is not independent reporting and does not constitute investment advice. 


Sumber : AI News