-
Andry Hakim Borong Saham CBRE, Bakal Ada Aksi Besar
Wednesday, December 03, 2025 20:45 WIB
JAKARTA, investor.id- Investor Andry Hakim menambah kepemilikannya atas saham PT Cakra Buana Resources Energi Tbk ().
Andry Hakim menyebutkan bahwa dirinya membeli 96.700 saham di harga Rp 1.020 per saham pada 1 Desember 2025. Seluruh nilai transaksinya sebesar Rp 98,63 juta.
"Tujuan transaksi investasi," terang Andry Hakim dalam keterbukaan informasi, Rabu (3/12/2025). Setelah transaksi tersebut, ia jadi menggenggam 227.000.074 (5,002%) saham Cakra Buana Resources Energi.
Sebelumnya, Andry Hakim tercatat baru memiliki 226.903.374 (5%) saham berkode .
Saham sendiri diparkir melemah 1,90% ke Rp 1.030 pada perdagangan Rabu (3/12/2025). Dalam satu bulan terakhir, saham emiten perkapalan ini anjlok 21,67% dan volume transaksi cenderung menyepi.
PT Cakra Buana Resources Energi Tbk () telah mengumumkan pemanggilan rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) yang akan digelar pada 18 Desember 2025 mulai pukul 14.00 WIB.
Rapat yang akan digelar di Four Points by Sheraton Jakarta itu terdiri dari tiga mata acara rapat. Mata acara pertama, persetujuan rencana penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) atau rights issue . Rights issue tentu akan menjadi aksi besar bagi .
Kedua, persetujuan atas perubahan pasal 4 ayat 1 anggaran dasar perseroan terkait dengan peningkatan modal dasar sehubungan dengan dilaksanakannya PMHMETD.
Ketiga, persetujuan untuk menjadikan jaminan utang kekayaan perseroan yang jumlahnya lebih dari 50% dari jumlah kekayaan bersih perseroan. Manajemen menjelaskan, oleh karena perseroan akan mengajukan fasilitas pembiayaan kepada pihak perbankan untuk pembelian satu unit kapal tipe pipe- laying and lifting vessel , maka perseroan bermaksud untuk menjaminkan lebih dari 50% kekayaan bersih perseroan.
Pemegang saham yang berhak hadir dalam RUPSLB adalah yang namanya tercatat sebagai pemegang saham pada 24 November 2025 pukul 16.00 WIB.
Sebelumnya, manajemen menjelaskan bahwa dalam rencana PMHMETD, terdapat opsi konversi yang akan dilakukan oleh pemegang promissory note (PN) untuk mengubah pinjaman menjadi saham perseroan. Ini seperti karpet merah bagi para pemegang PN.Adapun daftar pemegang PNbeserta nilai pinjamannya adalah sebagai berikut: Hilong Shipping Holding Limited senilai USD 25.000.000, Yafin Tandiono Tan senilai USD 11.000.000, PT. Saga Investama Sedaya senilai USD 12.500.000 dan PT. Superkrane Mitra Utama Tbk () senilai USD 6.500.000.
Nantinya saat para pemegang PN tersebut melaksanakan opsi konversi saat rights issue , maka Hilong Shipping Holding Limited serta konsorsium Yafin Tandiono Tan akan resmi menjadi pemegang saham perseroan sekaligus menjadi investor strategis di bidang EPCI dan T&I.
"Dengan ini, ke depannya akan lebih fokus menjadi pemain global di bidang perkapalan. Pelaksanaan rights issue dan opsi konversi akan memperkuat struktur permodalan, memperbaiki posisi keuangan, serta membuka ruang bagi mitra strategis untuk berpartisipasi dalam pengembangan di masa depan," terang manajemen .
Kerja Sama
PT Cakra Buana Resources Energi Tbk () sebelumnya menanggapi isu yang beredar terkait perolehan kontrak sewa kapal Hilong 106 mengacu pada keterbukaan informasi Perseroan No. Ref : 0075/CS-/JKT/XI/2025 tanggal 5 November 2025. PT Cakra Buana Resources Tbk () menegaskan bahwa kontrak sepenuhnya dilakukan hanya dengan PT. Gunanusa Utama Fabricators (GUF) di mana kontrak sewa ini akan berlangsung selama 8 tahun dengan besaran nilai kontrak kurang lebih Rp 4,3 triliun.
Melalui kerja sama ini, bertindak sebagai subkontraktor untuk mendukung pelaksanaan proyek-proyek engineering, procurement,construction, and installation ( EPCI ) yang dikelola oleh PT Gunanusa Utama Fabricators (GUF), baik di wilayah Indonesia maupun luar negeri. Adapun unit kapal yang disediakan dan dioperasikan adalah offshore support vessel tipe pipe laying & lifting vessel , yang memiliki kemampuan pendukung operasi bawah laut, penanganan beban berat, hingga instalasi pipa di laut dalam.
Perolehan kontrak kapal Hai Long 106 memberikan dampak positif terhadap kegiatan operasional perseroan, karena meningkatkan tingkat utilisasi armada kapal offshore service vessel yang dimiliki, memperluas basis pelanggan perseroan di sektor jasa pendukung industri minyak dan gas, serta memperkuat posisi sebagai penyedia layanan pendukung maritim yang kompeten dan berpengalaman.
Direktur Utama Suminto menambahkan perolehan kontrak jumbo dari PTGunanusa Utama Fabricators akan memberikan dampak masif pada transformasi perseroan ke depannya.
Sumber : investor.id