-
Aguan Terus Terang soal Performa PIK2 (PANI)
Saturday, August 09, 2025 10:42 WIB
JAKARTA, investor.id-Emiten Agung Sedayu dan Salim Group, PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk () atau PIK2 membukukan prapenjualan sebesar Rp 1,2 triliun pada paruh pertama 2025.
Di tengah dinamika pasar properti nasional yang terus bergerak, mencatatkan lonjakan penjualan sebesar 50% pada kuartal II dibandingkan kuartal sebelumnya, seiring meningkatnya permintaan terhadap rukan, ruko, , dan hunian premium yang menjadi daya tarik utama kawasan PIK2 sebagai destinasi hunian dan investasi masa depan.
Segmen komersial mencatat performa gemilang, khususnya pada produk seperti Rukan Marina Bay, One Business Park, Bizpark PIK2, The Riverside Boulevard, Rukan Asia Afrika, Rukan Pasar, dan Ruko Little Siam, yang menghasilkan penjualan sebesar Rp 231 miliar atau naik 145% secara kuartalan.
Sementara itu, permintaan terhadap hunian tapak di proyek Pasir Putih Residences, Padma, dan Bukit Nirmala juga tumbuh signifikan, mencatatkan penjualan Rp 247 miliar atau naik 76% qoq. Di luar itu, penjualan kavling lahan komersial di kawasan CBD PIK2 tetap stabil dan menjadi penopang utama dengan kontribusi Rp 451 miliar.
Melihat respons pasar yang kembali menunjukkan dinamika positif, Presiden Direktur PIK2 (), Sugianto Kusuma atau Aguan menyampaikan rasa optimisme terhadap tren pertumbuhan yang tengah berlangsung di kawasan PIK2.
Sinyal Positif
Menurutnya, pencapaian prapenjualan sebesar Rp1,2 triliun pada semester pertama 2025 dan lonjakan 50% pada kuartal kedua mencerminkan bahwa minat masyarakat terhadap ruang komersial dan hunian di PIK2 masih dapat berlanjut ke kuartal berikutnya, terutama terhadap produk-produk yang dirancang secara terintegrasi dan selaras dengan kebutuhan gaya hidup modern.
"Kami menyambut baik momentum ini sebagai sinyal positif dari pasar, dan akan terus menghadirkan pengembangan kawasan yang tidak hanya relevan dengan kebutuhan masa kini, tetapi juga mampu memberikan nilai jangka panjang bagi masyarakat dan para pemangku kepentingan," paparnya dalam keterangan resmi dikutip Sabtu (9/8/2025).
Manajemen menyatakan bahwa dibandingkan semester pertama 2024, capaian prapenjualan tahun ini mencerminkan penyesuaian yang wajar seiring dinamika pasar. Hal ini lebih disebabkan oleh sikap hati-hati sebagian konsumen yang tengah menunggu waktu yang tepat untuk melakukan pembelian properti. Meskipun demikian, peluncuran beberapa produk unggulan di kuartal kedua telah menunjukkan bahwa minat pasar perlahan kembali bergerak positif.
Sumber : investor.id