- Ceruk pasar mobil bekas bergaransi masih luas dan menjadi peluang pertumbuhan bagi di tengah penurunan penjualan mobil baru.
- Strategi stok dan lelang dijalankan untuk memitigasi tekanan harga dan menjaga kinerja keuangan.
- Mitigasi penurunan kredit pembiayaan dilakukan dengan meningkatkan volume sales order untuk tetap mengerek penjualan ritel.
Ipotnews - PT Autopedia Sukses Lestari Tbk () melihat peluang perseroan untuk meningkatkan kinerja bisnis jual beli mobil bekas di pasar domestik masih terbuka lebar di tengah tren penurunan penjualan mobil baru secara global. Melalui unit bisnis Caroline.id, JBA, dan MotoGadai, perseroan optimis ceruk pasar mobil bekas bergaransi masih dapat dioptimalkan.
Presiden Direktur , Jany Candra, menegaskan bahwa kondisi ekonomi yang lesu justru meningkatkan kebutuhan masyarakat terhadap kendaraan dengan harga yang lebih terjangkau.
"Kami melihat potensi Caroline sangat besar karena pangsa pasar kami masih sangat kecil dibandingkan pasar mobil bekas yang diperkirakan oleh Gaikindo mencapai 1,8 juta unit secara total," ujar Jany Candra dalam paparan publik secara daring, Rabu (3/9).
Melalui Caroline.id, menjalankan fungsi ganda di sisi pembelian dan penjualan mobil bekas. Di sisi pembelian, perseroan tetap aktif menyerap kendaraan ritel untuk disortir, dijual melalui Caroline.id, atau dilelang melalui JBA jika tidak sesuai segmen. Sementara di sisi penjualan, perusahaan memperpendek waktu penyimpanan dan mengubah komposisi stok agar lebih tahan terhadap tekanan harga.
"Meski harga rata-rata per unit turun, ini adalah strategi kami untuk memitigasi penurunan harga mobil bekas," jelas Jany.
Di sisi pembiayaan, tantangan muncul dari tingkat pencairan kredit dari lembaga pembiayaan kepada calon konsumennya yang dalam tren penurunan. Namun, optimistis mampu mengimbanginya.
"Meski saat ini rasio approval kredit menurun, namun dengan sales order yang meningkat kami optimis bisa meningkatkan penjualan ritel kami," ungkapnya.(Marjudin/ AI)
Sumber : admin