Journalism Database & Technology  
 
 
News & Opinions | transportation

Friday, October 28, 2016       20:27 WIB
Selain Amerika Serikat, Berikut 7 Negara Pengguna "Si Gembrot" untuk Pesawat Kepresidenan


Hassanal Bolkiah di Kokpit (Getty Images)
Ipotnews - Boeing Co memang tengah kesulitan dalam pemasaran si "gembrot" alias pesawat Boeing 747 produksinya. Meski ada pemesanan terbaru dari United Parcel Service Inc berupa 12 unit 747 versi kargo, pabrikan pesawat AS tersebut tetap memangkas separo kapasitas produksi menjadi hanya enam unit per tahun.

Sedikit titik terang juga didapat ketika Angkatan Udara AS berencana memesan dua unit 747-8 - versi terbaru dan terbesar seri 747 - untuk menggantikan pesawat kepresidenan Air Force One yang saat ini masih menggunakan seri 747-200. Pesanan ini ditargetkan selesai 2024.

Tetapi ternyata, bukan Amerika Serikat saja yang menggunakan Boeing 747 sebagai pesawat kepresidenan. Berikut tujuh negara yang saat ini menggunakan pesawat bongsor tersebut untuk kepala negaranya:

1. Brunei

Sultan Brunei, Hassanal Bolkiah, merupakan salah satu orang terkaya dunia. Ia dikenal sangat menyukai mobil dan pesawat. Di antara jajaran pesawat milik Sultan, terdapat satu unit 747-400 yang sering ia terbangkan sendiri, maklum dia juga seorang pilot.

2. China

Presiden China dalam beberapa dekade ini selalu melakukan perjalanan ke luar negeri dengan pesawat kepresidenan 747-400, yang biasanya merupakan pesawat komersial milik Air China dan dikonversi menjadi pesawat kepresidenan.

3. India

Saat melawat ke luar negeri, baik perdana menteri maupun presiden India selalu menggunakan pesawat 747-400 milik Air India yang dioperasikan Angkatan Udara India dan dijuluki Air India One. Namun, kini, pemerintah India berencana mengganti penggunaan seri 747 dalam lawatan PM dan presiden dengan Boeing 777-300ERs, pesawat jenis lebih kecil yang juga akan diambil dari pesawat milik Air India.

4. Jepang

Angkatan Udara Pasukan Bela Diri Jepang memiliki dua Boeing 747-400 yang secara tandem akan melayani transportasi perdana menteri, kaisar, dan pejabat tinggi lain. Sama dengan AS, kedua pesawat dijuluki Air Force One dan Air Force Two. Namun, pada 2019, Jepang akan mengganti dua unit 747 itu dengan Boeing 777-300ERs, setelah 28 tahun menggunakan dua 747 tersebut.

5. Arab Saudi

Kerajaan mengoperasikan 4 unit 747 - termasuk versi Special Performance (SP) - yang dibuat hingga 1989. Pesawat 747SP merupakan versi paling pendek dari seri 747, namun dengan berat yang berkurang, pesawat bisa menjangkau jarak terjauh dibandingkan versi 747 lain, 7 ribu mil laut.

6. Korea Selatan

Republik Korea memiliki satu unit 747-400 untuk pesawat kepresidenan.

7. Uni Emirat Arab

Keluarga kerajaan di keemiratan ini memiliki sejumlah pesawat 747, termasuk serial terbaru 747-8. Pesawat tertua adalah produksi 1989.

Selain ketujuh negara, ada lagi Yaman yang juga menggunakan satu unit 747SP untuk keperluan transportasi kepala negaranya. Namun, pesawat tersebut terbakar akibat tembak-menembak yang terjadi di bandara Aden pada Maret 2015. Sebagai pengganti, presiden Yaman kini menggunakan Boeing 757.(ha)


 





loading.. loading.. loading..