|
Tuesday, November 01, 2016 19:13 WIB
|
| Pengusaha Dubai Bayar Rp117 Miliar Untuk Pelat Nomor Kendaraan Satu Digit |
|

Ipotnews - Bagi orang kaya penggila mobil mewah di Uni Emirat Arab (UAE), tak lengkap kemewahan tunggangannya itu jika tanpa pelat nomor satu angka. Untuk itu, jutaan dirham akan bersedia mereka gelontorkan untuk mendapatkan nomor pelat yang diinginkan.
Salah seorang pemburu pelat nomor berangka tunggal itu adalah pengusaha properti Dubai, Balwinder Sahni. Dalam lelang pemerintah bulan lalu, Sahni mendapatkan pelat nomor 5 dengan membayar 33 juta dirham (USD9 juta/sekitar Rp117 miliar).
Jumlah yang dibayar Sahni merupakan salah satu yang terbesar untuk sebuah pelat nomor mobil di UAE, dengan rekor tetap dipegang seorang pengusaha Abu Dhabi yang membayar USD14 juta untuk sebuah pelat nomor pada 2008.
Sahni mengaku, dana besar yang ia keluarkan untuk pelat nomor mobil itu menjadikan dirinya terkenal dan menjadi pusat perhatian. Dia tak bisa bebas ke ruang publik karena begitu banyak yang meminta foto bersama. Tapi, banyak juga yang mengkritik dirinya membuang-buang uang untuk hal tak berguna.
"Sulit orang memahami tanpa mengetahui tipe pribadi saya. Saya hanya seorang yang sederhana," kata Sahni merendah.
Kini, dua mobil Rolls Royce milik Sahni memiliki pelat nomor berangka tunggal. Ia pun berencana memberi pelat nomor tunggal untuk dua mobil mewah yang ia pesan dan kini masih dikerjakan pabrikan.
Pada tahun lalu, Sahni memenangkan lelang untuk pelat nomor 9 seharga 24,5 juta (USD6,7 juta)
Sejak Dubai tidak lagi menerapkan pajak penghasilan, Sahni melihat keikursertaannya pada lelang nomor kendaraan sebagai sebuah kontribusi bagi penerimaan negara. Artinya, kata
Sahni, uang yang ia keluarkan bisa jadi sebuah amal untuk kemaslahatan orang banyak. "Saya percaya pada kewajiban balas budi. Kota ini (Dubai) telah memberi banyak kepada saya," urai Sahni.
Otoritas Transportasi dan Jalan Dubai, yang menyelenggarakan lelang, menolak memberi keterangan bagaimana uang hasil lelang dibelanjakan.(cnn.com/ha)
|
|
|
loading..
loading..
loading..
|