Journalism Database & Technology  
 
 
News & Opinions | markets | bonds

Tuesday, August 22, 2017       09:59 WIB
Pasar Obligasi Berpeluang Menguat Kembali

Ipotnews - Laju Pasar Obligasi diperkirakan akan cenderung menguat pada perdagangan hari ini, Selasa (22/8) terkait kembali terjadinya sentimen positif di awal pekan ini dimana kali ini sejalan dengan pergerakan laju Rupiah yang mampu berbalik menguat.

"Harapan akan adanya kenaikan tampaknya kembali diinginkan pelaku pasar. Tentunya kondisi ini diikuti dengan sejumlah sentimen yang positif. Terapresiasinya laju Rupiah diharapkan dapat menjadi pendorong bagi pasar obligasi untuk dapat bertahan di zona hijaunya," ujar Reza Priyambada, analis Binaartha Sekuritas di Jakarta.

"Lebih lanjut, tetap cermati berbagai sentimen yang ada dan waspadai berbagai sentimen yang dapat menahan peluang kenaikan pada pasar obligasi, " lanjut Reza. Adapun untuk pergerakan masing-masing tenor ialah sebagai berikut: untuk tenor pendek (1-4 tahun) imbal hasilnya rata-rata masih bergerak turun -2,37 bps; tenor menengah (5-7 tahun) turun -0,13 bps; dan panjang (8-30 tahun) naik 0,06 bps.
   
Adanya aksi beli juga terjadi pada obligasi acuan namun, di akhir perdagangan berbalik melemah. Pada FR0061 yang memiliki waktu jatuh tempo ±5 tahun dengan harga 101,87% memiliki imbal hasil 6,53% atau turun -0,03 bps dari sebelumnya di harga 101,77% memiliki imbal hasil 6,56%. Untuk FR0072 yang memiliki waktu jatuh tempo ±20 tahun dengan harga 107,43% dan imbal hasil 7,50% atau naik 0,01 bps dari sehari sebelumnya di harga 107,51% dan imbal hasil 7,50%.
   
Pada Senin (21/8), rata-rata harga obligasi Pemerintah yang tercermin pada INDOBeX Government Clean Price turun -0,02 bps di level 115,94 dari sebelumnya di level 115,98. Sementara itu, rata-rata harga obligasi korporasi yang tercermin pada INDOBeX Corporate Clean Price naik 0,03 bps di level 108,24 dari sebelumnya di level 108,21.

Adapun pergerakan imbal hasil SUN 10Yr di level 6,89% di bawah sebelumnya 6,91% dan US Govn’t bond 10Yr di 2,20% di bawah sebelumnya 2,27%  sehingga spread di level 470 bps di atas sebelumny 464 bps.

Sedangkan laju imbal hasil obligasi korporasi, kondisinya juga belum banyak berubah dimana masih cenderung bergerak datar meski ada beberapa tenor yang meningkat imbal hasilnya. Pada obligasi korporasi dengan rating AAA dimana imbal hasil untuk tenor 9-10 bergerak mendatar di kisaran level 8,97%-8,98%.

Lalu, obligasi korporasi dengan rating AA untuk tenor 9-10 tahun, imbal hasil nya mendatar di kisaran level 9,04%-9,06%. Untuk imbal hasil pada rating A dengan tenor 9-10 tahun naik tipis di kisaran 10,64%-10,67%, dan pada rating BBB di kisaran 13,00%-13,03%.

(Dadag)


 





loading.. loading.. loading..