Journalism Database & Technology  
 
 
News & Opinions | markets | funds

Saturday, August 12, 2017       08:50 WIB
OJK Keluarkan Izin Sekuritisasi Aset

Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah memberikan pernyataan efektif untuk tiga lembaga yang akan melakukan sekuritisasi terhadap asetnya.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK, Hoesen mengatakan bahwa tiga instrumen ini diajukan untuk tiga aset yang dimiliki atau dikerjakan oleh lembaga BUMN.

"Pernyataan efektif ini diberikan untuk dua Kontrak Investasi Kolektof-Efek Beragun Aset (KIK-EBA) dan satu Reksa Dana Penyertaan Terbatas (RDPT)," kata Hoesen di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (11/8/2017).

KIK EBA yang pertama adalah milik PT PLN (Persero) dengan total nilai KIK EBA dengan terget dana sebesar Rp9,9 triliun dengan melakukakan sekuritisasi terhadap pendapatan dari anak usahanya PT Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Suralaya.

KIK-EBA kedua diterbitkan oleh PT Jasa Marga Tbk (JSMR) [5,500 -75 (-1,3%)] dengan target senilai Rp2 triliun dengan sekuritisasi terhadap pendapatan Tol Jagorawi selama lima tahun.

Sementara itu, proyek Bandara Internasional Kertajati juga menghimpun dari dari RDPT senilai Rp900 miliar untuk menghimpun dana pembangunannya. "Hari ini sudah efektif," kata dia.

Hoesen mengharapkan tiga instrumen ini dapat diikuti dengan kehadiran instrumen serupa lainnya. OJK dalam hal ini berkomitmen untuk mendukung penuh keinginan para stakeholder untuk menghimpun dana dari pasar modal untuk berbagai proyek infrastruktur.

http://pasarmodal.inilah.com/read/detail/2397364/ojk-keluarkan-izin-sekuritisasi-aset

 

 

Sumber : INILAH.COM


 





loading.. loading.. loading..