Journalism Database & Technology  
 
 
funds

Monday, August 21, 2017       10:32 WIB
Market Review Fixed Income 2017/08/21

Market Review

 

Pada Jumat (18/08) volume perdagangan SBN menjadi sebesar Rp19,9 triliun atau turun sedikit dari Rp19,95 triliun pada Rabu (16/08) dengan frekuensi perdagangan menjadi 1203 kali. Volume jual–beli obligasi korporasi pada Jumat (18/08) menjadi sebesar Rp2,66 triliun atau naik dari Rp1,1 triliun pada Rabu (16/08) dengan frekuensi perdagangan menjadi 58 kali. Selanjutnya, harga rata-rata surat berharga negara (SBN) dengan 20 volume perdagangan tertinggi ditutup dengan harga 104,2, sedangkan harga obligasi korporasi ditutup dengan rata–rata harga di 100,6. Sementara itu, obligasi yang diperdagangkan antara lain FR0059 (jatuh tempo 15/05/27; 100,9; 6,9%) dan FR0056 (jatuh tempo 15/09/26; 109,2; 7%); obligasi WOM Finance I Tahap IIIB (02/04/18; 101,9; 7,1%; idAA) dan obligasi Bank Mandiri I Tahap IID (15/06/20; 81,1; 7,5%; idAAA).

 

http://ipot.id/?g=r/b/3c3b1u

Ringkasan Berita

Pemerintah Akan Lelang Surat Utang Negara 22 Agustus 2017

 

Pemerintah akan melakukan lelang Surat Utang Negara (SUN) dalam mata uang rupiah pada Selasa, 22 Agustus 2017 dengan target indikatif Rp15 triliun dan target maksimal Rp22,5 triliun untuk dua seri Surat Perbendaharaan Negara tenor tiga bulan dan sembilan bulan serta tiga seri obligasi negara dengan tenor 10, 15, dan 21 tahun dengan perincian sebagai berikut:

 

  • SPN03171123 (new issuance), jatuh tempo pada 23 November 2017, dengan diskonto;
  • SPN12180511 (new issuance), jatuh tempo pada 9 Agustus 2018, dengan diskonto;
  • FR0059 (reopening), jatuh tempo pada 15 Mei 2027, dengan kupon sebesar 7%;
  • FR0074 (reopening), jatuh tempo pada 15 Agustus 2032, dengan kupon sebesar 7,5%;
  • FR0075 (reopening), jatuh tempo pada 15 Mei 2038, dengan kupon ditetapkan menyusul pada 8 Agustus 2017.
 

Jasa Marga Sekuritisasi Tol Jagorawi Rp2 Triliun

 

PT Jasa Marga berencana untuk menerbitkan produk investasi berupa Surat Berharga Hak Pendapatan Tol Jasa Marga ruas Jakarta-Bogor-Ciawi-Sukabumi senilai Rp2 triliun dengan kupon yang berkisar di antara 8-9% per tahun. Jenis sekuritisasi ini merupakan yang pertama kali diadakan di Indonesia, dimana sebesar 70% perndapatan tol Jagorawi per tahun, yakni sekitar Rp400 miliar per tahun atau Rp2 triliun per tahun, akan dilepaskan. Jasa Marga tengah melakukan penyelesaian terhadap 31 ruas tol yang ditargetkan masuk operasional pada 2019 dengan total panjang ruas tol 609 km. Guna membiayai proyek tersebut, Jasa Marga memandang perlu diadakan pembiayaan non-konvensional diluar skema umum yang biasa digunakan, seperti 30% kredit bank dan 70% ekuitas dan pinjaman. Penjamin pelaksana sekuritisasi adalah PT Mandiri Sekuritas, manajer investasi PT Mandiri Manajemen Investasi dan PT Bank Rakyat Indonesia, serta enam agen penjual sekuritisasi yang bernama KIK EBA Mandiri JSMR01 adalah Mandiri Sekuritas, Danareksa Sekuritas, Bahana Sekuritas, BNI Sekuritas, CIMB Sekuritas, dan BCA Sekuritas.

Obligasi Bitcoin Pertama Kali Dikeluarkan di Jepang

 

Perusahan Jepang Fisco melakukan eksperimen dengan menjual untuk pertama kalinya obligasi berdenominasi Bitcoin. Obligasi ini memiliki nilai 200 bitcoin (US$813,000) dan dijual kepada perusahaan lain di grup Fisco. Tujuan perusahaan adalah untuk menguji potensi obligasi tersebut untuk menjadi alat pengumpul pendanaan. PM Jepang Shinzo Abe telah melegalisasi cryptocurrency sebagai bentuk pembayaran serta menempatkan bitcoin sebagai subyek hukum audit dan keamanan.

 

Sumber: Bisnis Indonesia, Bloomberg, DJPPR

 Download PDF

 

 

Sumber : IPS RESEARCH


 





loading.. loading.. loading..