Journalism Database & Technology  
 
 
News & Opinions | IPS

Friday, April 21, 2017       11:19 WIB
Market Review Fixed Income 2017/04/21

Market Review

Pada Kamis (20/04) volume perdagangan SBN menjadi sebesar Rp7,9 triliun dengan frekuensi perdagangan menjadi 655 kali. Volume jual–beli obligasi korporasi pada Kamis (20/04) menjadi sebesar Rp578 miliar dengan frekuensi perdagangan menjadi 56 kali. Selanjutnya, harga rata-rata surat berharga negara (SBN) dengan 20 volume perdagangan tertinggi ditutup dengan harga 103,1, sedangkan harga obligasi korporasi ditutup dengan rata–rata harga di 100,6. Sementara itu, obligasi yang diperdagangkan antara lain FR0059 (jatuh tempo 15/05/27; 100,8; 6,9%) dan FR0072 (jatuh tempo 15/05/36; 105,2; 7,7%); obligasi Astra Sedaya Finance III Tahap IIIB (03/03/20; 100; 8,5%; idAAA) dan obligasi Waskita II Tahap IIIA (21/02/20; 100; 8,5%; idA-).

http://ipot.id/?g=r/b/3c37yq

Ringkasan Berita

BI Pertahankan Tingkat Suku Bunga 4,75%

 

Bank Indonesia pertahankan tingkat suku bunga di 4,75% untuk April 2017, merupakan kali ketujuh BI mempertahankan suku bunga, bersama dengan suku bunga fasilitas pinjaman dan deposito 5,5% dan 4%. BI memperhatikan beberapa risiko, di antaranya yang baru adalah keinginan bank sentral AS untuk mengurangi neraca keuangannya saat The Fed melakukan pembelian aset. Sedangkan risiko domestik yang masih dipantau adalah kenaikan inflasi sebagai dampak kenaikan harga yang ditetapkan pemerintah.

 

 

BFI Finance Jajaki Terbitkan Obligasi Rp1,5 Triliun

 

BFI Finance Indonesia berencana menerbitkan obligasi senilai Rp1-1,5 triliun pada 2H17 yang merupakan bagian dari Penawaran Umum Berkelanjutan III dengan nilai total Rp5 triliun. Pihaknya sudah menerbitkan Rp2 triliun dengan dua kali penerbitan masing-masing dengan besara Rp1 triliun. BFI Finance mungkin menambah penerbitan menjadi Rp1,5 triliun jika kondisi pasar memungkinkan. Selain penerbitan obligasi, BFI Finance juga memiliki opsi pendanaan lain yaitu pinjaman perbankan misalnya PT Bank Mandiri sebesar Rp1 triliun pada 1Q17. Proporsinya 35% berasal dari penerbitan obligasi, sepertiga dari pinjaman bank dalam negeri, sisanya dari pinjaman luar negeri, berdasarkan keterangan Head of Finance and Treasury BFI Finance Tonny Widjaja.

 

Sumber: Bank Indonesia, Investor Daily

 Download PDF

 

 

Sumber : IPS RESEARCH


 





loading.. loading.. loading..