Journalism Database & Technology  
 
 
News & Opinions | Market Overview

Monday, October 24, 2011       18:54 WIB
Manufaktur China Bangkitkan Bursa Asia, IHSG Urutan Kedua Terbaik

Ipotnews--Bursa saham Asia menutup transaksi awal pekan dengan positif. Laporan kenaikan sektor manufaktur China mampu mendorong pergerakan saham Asia. Untuk pertama kali dalam 4 bulan, manufaktur China mencatat kenaikan. Keputusan para pemimpin Eropa yang mengubah strategi penyelesaian Eropa ikut membuat kepercayaan investor bertambah.

Saham unggulan di bursa Asia seperti Honda Motor Co naik 2,6 persen setelah muncul laporan ekspor Jepang melebihi perkiraan. BHP Billiton Ltd, perusahaan tambang terbesar dunia menguat 3,2 persen di Bursa Sydney setelah harga tembaga melonjak.

Indeks Nikkei 225 Stock Average naik 1,9 persen. Di Bursa Korea, indeks Kospi menguat 3,3 persen. Australia S&P/ASX 200 merambat naik 2,7 persen. China Shanghai Composite naik 2,3 persen menyusul laporan kenaikan sektor manufaktur di China pada Oktober ini. Hong Kong Hang Seng Index menguat 4,1 persen, melonjak naik terbesar di Asia Pacific.  Indeks berjangka S&P 500 naik 0,1 persen.


"Ekspektasi depresi ekonomi terjadi selama kekacauan pasar pada September bahwa ada sinyal perkembangan ekonomi harus berdampak positif bagi pasar," ujar Nader Naemi, Fund Manager pada AMP Capital Investor Ltd seperti dikutip Bloomberg. Menurut dia memang perbedaan pendapat di antara pemimpin Eropa belum jelas juga ada kekecewaan tidak ada sesuatu yang konkret diumumkan.

Sementara itu di pasar saham Indonesia, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melonjak 86 poin ke posisi 3.706,78 atau naik 2,4 persen.  Indeks LQ45 naik 19,26 poin, Jakarta Islamic Index (JII) naik 12,86 poin.

Nilai transaksi mencapai Rp 4,892 triliun dengan volume transaksi 5,865 miliar saham. Para pemodal lebih banyak melakukan aktivitas beli senilai Rp 405 miliar. Sektor saham mining tercatat naik paling tinggi 28,59 poin. Sementara sektor infrastruktur mencatat kenaikan terlemah.

Saham-saham unggulan yang menjadi sasaran beli para investor antara lain [BMRI 9,850 -125 (-1,3%)], [BBNI 5,050 25 (+0,5%)], [SMGR 15,825 -125 (-0,8%)], [ADRO 980 -5 (-0,5%)], [BUMI 210 -5 (-2,3%)].


 





 





loading.. loading.. loading..