Journalism Database & Technology  
 
 
funds

Friday, August 18, 2017       14:46 WIB
JSMR Akan Terbitkan Sekuritisasi Future Revenue Based Securities Rp2 Triliun

Ipotnews - PT Jasa Marga Tbk (JSMR) dalam waktu dekat akan melakukan sekuritisasi berbasis Future Revenue Based Securities (FRBS) terhadap ruas tol Jakarta - Bogor - Ciawi (Jagorawi) senilai Rp2 triliun.

Direktur Utama Jasa Marga [JSMR 5,700 -50 (-0,9%)], Desi Arryani mengatakan, tujuan dari sekuritisasi tersebut adalah untuk mendapatkan likuiditas, guna keperluan pembiayaan pembangunan 16 ruas tol baru yang saat ini tengah digarap perseroan.

Menurutnya, dari total 16 ruas tol baru itu, 5 ruas di antaranya saat ini sudah tahap konstruksi dan 11 lainnya masih tahap pembebasan lahan. Keseluruhan ruas tol tersebut ditargetkan selesai dibangun pada 2019 mendatang. Dia juga mengungkapkan, surat berharga hak pendapatan terhadap ruas tol Jagorawi yang akan diterbitkan itu memiliki tenor 5 tahun.

"Proyeksi pendapatan kita dalam 5 tahun Rp2,6 triliun. Tapi yang kita sekuritisasi Rp2 triliun. Perhitungannya tahun lalu kita dapat Rp700 miliar (penghasilan tol Jagorawi), yang kita sekuritisasi Rp400 miliar agar aman," ujar Desi dalam acara sosialisasi & public expose penawaran umum KIK EBA di Jakarta, Jumat (18/8).

Ia mengatakan, hak atas pendapatan yang disekuritisasi adalah hak atas sebagian pendapatan ruas tol Jagorawi yang merupakan salah satu ruas tol paling mature yang dimiliki Jasa Marga. "Kita punya beberapa ruas tol yang sudah matur (sudah menghasilkan keuntungan). Sementara baru ruas tol Jagorawi yang kita sekuritisasi," tuturnya.

Desi melanjutkan, produk sekuritisasi yang rencananya akan diterbitkan bernama KIK EBA Mandiri JSMR01. Adapun yang bertindak sebagai manager investasi, kata dia, adalah PT Mandiri Sekuritas. Sementara PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk bertidak sebagai manager investasi sekaligus bank kustodian.

Pada sisi transaksi, Jasa Marga rencananya akan dibantu oleh PT Mandiri Sekuritas selaku arranger penerbitan surat berharga hak pendapatan tol, serta dibantu pula oleh enam agen penjual KIK EBA Mandiri JSMR01, yaitu PT Mandiri Sekuritas, PT Danareksa Sekuritas, PT BNI Sekuritas, PT CIMB Sekuritas Indonesia dan PT BCA Sekuritas.

Sementara itu, Dirut PT Mandiri Sekuritas, Endang Astharanti dalam kesempatan yang sama menjelaskan, produk KIK EBA Mandiri JSMR01 sudah mendapat indikasi peringkat awal AAA (Triple A) oleh Pefindo dan akan ditawarkan dalam dua kelas, yaitu kelas A ditawarkan melalui penawaran umum dan berkarakteristik pendapatan tetap. Sementara kelas B akan diterbitkan terbatas dan memiliki karakteristik pendapatan tidak tetap.

"Yang didapat dari KIK EBA kelas A adalah fix coupond 8-9 persen, dengan pelunasan kupon tiap tahun. Sementara KIK EBA kelas B akan dibayarkan pelunasan kupon pada akhir masa tenor," pungkasnya.

(Sigit)





 





loading.. loading.. loading..