Journalism Database & Technology  
 
 
News & Opinions | markets | stocks

Wednesday, October 05, 2011       09:35 WIB
GS Engineering menang tender RFCC Cilacap

Konsorsium PT Adhi Karya Tbk (ADHI) [3,055 0 (+0,0%)] (Persero) dan GS Engineering & Contruction Corp berhasil memenangi kontrak pembangunan residue fluid catalytic cracking (RFCC) Kilang Cilacap senilai 699,2 miliar won atau setara dengan US$800 juta.

Menurut pengumuman regulator Korea Selatan seperti dikutip Bloomberg, GS Engineering & Con struction Corp asal Korea Se latan telah memenangi kontrak konstruksi RFCC Kilang Cila cap.

Mochamad Harun, Vice Presi dent Corporate Communication PT Pertamina (Persero) yang di konfirmasi kemarin mengenai kemenangan GS Engineering itu membenarkannya. “Benar, mereka [Adhi Karya dan GS] yang memenanginya. Masa sanggah dari hasil keputusan me me nangkan konsorsium itu juga su dah habis,” ujarnya kemarin.

Dengan pengumuman pe me
nang itu, konsorsium itu sudah harus memulai konstruksi pembangunan RFCC pada bulan ini dan memakan waktu selama 39 bu lan. “Artinya, RFCC Kilang Ci la cap diharapkan sudah mulai produksi pada akhir 2013 atau awal 2014,” jelas Harun.

RFCC adalah unit kilang untuk memproses low residue dari ki lang unit 2 (fuel oil complex/ FOC 2) Cilacap dengan kapasitas 62.000 barel per hari (bph). RFCC di harapkan bisa meningkatkan produksi high octane mo-gas component (HOMC) dengan nilai ok tan 92 sebanyak 25.000 bph35.000 bph, selain juga mempro duksi elpiji, propilena, dan bah an bakar industri.

Artinya, dengan tambahan produksi itu. Pertamina diharapkan bisa mengurangi impor HOMC sebanyak 7 juta barel per tahun mulai 2013.

Selama ini. Refinery Unit IV Cilacap menghasilkan HOMC sebanyak 15.000 bph dari POC 1 dan 25.000 bph dari FOC 2.

Sumber : BISNIS INDONESIA

 





loading.. loading.. loading..