Journalism Database & Technology  
 
 
News & Opinions | markets | asuransi

Monday, February 13, 2017       06:51 WIB
Bumiputera Pastikan Klaim 6,5 Juta Pemegang Polis Tetap Aman

Ipotnews - Pengelola Statuter Asuransi Jiwa Bersama Bumiputera 1912 (AJBB) yang ditunjuk Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memastikan klaim asuransi bagi pemegang polis perusahaan tersebut tetap aman, meskipun saat ini dalam kondisi tidak sehat.

Pengelola Statuter AJBB juga berjanji melakukan upaya percepatan untuk penguatan keuangan perusahaan dengan pembentukan entitas baru bisnis asuransi, yaitu PT Asuransi Jiwa Bumiputera (PT AJB).

Hal itu diungkapkan oleh Koordinator Statuter AJBB, Didi Achdijat, dalam konferensi pers di Jakarta, Minggu (13/2).

Menurut Didi, saat ini bisnis AJBB diambil alih oleh PT AJB, yang memiliki kewajiban untuk menyuntikkan dana dari hasil keuntungan kepada AJBB agar perusahaan itu mampu menyelesaikan kewajibannya kepada pemegang polis.

"Nantinya sebanyak 40 persen dari laba bersih PT AJB akan disetorkan kepada AJBB sebagai salah satu income yang diproyeksikan untuk menyangga pembayaran klaim 6,5 juta pemegang polis," ungkap Didi.

AJBB, lanjut Didi, nantinya akan menyelesaikan kewajiban klaim kepada 6,5 juta pemegang polis, namun tidak akan membuka nasabah baru. Diperkirakan AJBB akan membayar kewajiban klaim kepada semua nasabah hingga 70 tahun ke depan.

"AJBB kan tetap asuransi bersama, dia tidak akan jual lagi, istilahnya run-off, tidak akan menjual lagi, tetapi tetap melayani nasabahnya sampai selesai sekitar 6,5 juta polis sampai terakhir dilayani," jelasnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT AJB, Wiroyo Karsono, menyatakan pihaknya akan meneruskan usaha dari AJBB dengan fokus pada pencarian nasabah baru. Adapun seluruh jaringan yang dimiliki AJBB, termasuk kantor cabang, SDM hingga agen asuransi, berada di bawah komando PT AJB.

"Kita fokusnya bagaimana integrasi dan transisinya sangat lancar. Bagaimana agen kita merasa nyaman PT yang baru didukung produk, dan nanti ada produk baru, dilayani oleh infrastruktur yang lebih baik," kata Wiroyo.

Dia menjelaskan, PT AJB dibentuk dengan modal Rp100 miliar dari PT Bumiputera Investama Indonesia (BII), anak usaha AJBB. Selain itu, pada Maret 2017 akan masuk suntikan modal lagi dari konsorsium investor senilai Rp2 triliun sebagai tambahan modal perusahaan.

Dia meyakini, modal awal itu akan cukup untuk mengelola PT AJB hingga suntikan dana Rp 2 triliun masuk pada Maret 2017.

"Modal seluruhnya buat bikin AJB sekitar Rp2 triliun plus 100 miliar dari BII, dengan modal Rp100 miliar yang sekarang bisa jalan sampai Maret, kan klaimnya belum telalu besar," papar dia. (Sigit/ef)


 





loading.. loading.. loading..