Journalism Database & Technology  
 
 
News & Opinions | markets | stocks

Monday, September 25, 2017       15:58 WIB
Bisnis kabel semakin ketat, IKBI naikkan produksi

Prospek bisnis kabel terangkat proyek Perusahaan Listrik Negara (PLN) dan pengembangan infrastruktur listrik pemerintah. Sulim Herman Limbono, Direktur PT Sumi Indo Kabel Tbk (IKBI) [338 6 (+1,8%)] mengatakan, sampai akhir tahun 2017 ini kompetisi bisnis di industri kabel semakin ketat.

“Terutama dari dalam negeri, khususnya proyek Perusahaan Listrik Negara (PLN) dan pengembangan infrastruktur,” sebutnya kepada KONTAN, Senin (25/9).

Sulim tidak khawatir akan persaingan yang kian ketat dengan kabarnya Inalum dikabarkan tertarik merambah bisnis wire rod alias kabel alumunium. “Saya kira tidak akan berpengaruh pada persaingan, malah kami akan lebih diuntungkan dengan mendapatkan suplai material yang lebih kompetitif,” tukas Sulim.

Kompetisi di bidang bisnis kabel, diakui IKBI [338 6 (+1,8%)], memang dirasakan sedikit meningkat. Tapi Sulim menegaskan, dengan teknik dan strategi yang IKBI [338 6 (+1,8%)] punya, perseroan ini tetap optimistis untuk bersaing dengan perusahaan sejenis.

Saat ini Sulim mengaku perseroannya tengah meningkatkan kapasitas produksi terutama untuk Power Cable. “Kami juga sedang menambah mesin untuk produksi kabel otomotif,” sebutnya.

IKBI telah meningkatkan kapasitas produksinya 50%, dari 200 ton per bulan alias 24.000 ton per tahun, menjadi 300 ton per bulan atau 36.000 ton per tahun.

Dari segi pendapatan, KBI tidak muluk-muluk menentukan target. Pertumbuhan bisnis dipatok tumbuh mini di tahun ini. "Sedikit meningkat dibandingkan tahun 2016 kemarin," ujarnya.

Terkait produksi, pada tahun 2016 IKBI [338 6 (+1,8%)] mencatat total volume produksi sebanyak 17.249 ton, naik tipis 0,1% dari tahun sebelumnya yang sebesar 17,228 ton. Rinciannya, produk kabel aluminim sebesar 2.283 ton, kabel tembaga 14.962 ton, serta untuk kabel serat optik sepanjang 191 Fkm.

http://industri.kontan.co.id/news/bisnis-kabel-semakin-ketat-ikbi-naikkan-produksi

 

 

Sumber : KONTAN.CO.ID


 





loading.. loading.. loading..