Journalism Database & Technology  
 
 
News & Opinions | markets | bonds

Friday, February 17, 2017       14:31 WIB
Bahana Tangani 5 IPO dan 8 Emisi Obligasi

PT Bahana Sekuritas tahun ini mendapat mandat sebagai penjamin emisi (underwriter) lima perusahaan yang hendak menggelar penawaran perdana (initial public offering/IPO) saham. Selain itu, Bahana juga menangani emisi delapan obligasi korporasi, dua rights issue, serta satu perusahaan yang bakal melakukan tender offer go private.

Sementara itu, sejumlah kalangan mengimbau Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk lebih agresif dalam menggiring perusahaan untuk IPO. Potensinya masih sangat besar mengingat banyak perusahaan yang kondisi keuangan dan prospeknya sangat bagus. Untuk itu, perlu insentif, kemudahan prosedur, dan sosialisasi yang lebih gencar.

Selain itu, berbagai biaya yang terkait dengan pencatatan saham perlu diturunkan, seperti biaya penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham, biaya tahunan (annual listing fee), dan berbagai kewajiban lain, termasuk setoran untuk Otoritas Jasa Keuangan. Prosedur IPO juga perlu direlaksasi untuk mengifisienkan biaya.

Direktur Utama Bahana Sekuritas Feb Sumandar mengatakan, perseroan belum bisa menyampaikan sektor bisnis perusahaan yang akan melangsungkan IPO saham tahun ini. Akan tetapi, sebagian besar perusahaan yang tengah ditangani IPO-nya adalah anak usaha badan usaha milik negara (BUMN).

“Kita juga belum bisa mengungkapkan target perolehan dana dari aksi IPO saham, karena belum ada keputusan nilai pasti yang akan dilepas ke publik,” kata Feb dalam “Bahana Sekuritas Media Forum” di Jakarta, Kamis (16/2).

Salah satu perusahaan yang bakal melangsungkan IPO saham menggunakan buku Oktober 2016. Oleh sebab itu, kemungkinan perusahaan tersebut pada Maret akan melepas sebagian sahamnya ke publik.

Adapun beberapa perusahaan lain menggunakan buku Desember 2016, sehingga baru melangsungkan IPO saham pada kuartal II.

Feb mengatakan, Bahana menargetkan nilai penjaminan emisi (underwriting) tahun ini minimal tumbuh sebesar 10% dibandingkan tahun lalu. Pada 2016, Bahana Sekuritas menangani enam perusahaan IPO saham dengan nilai emisi sebesar Rp 22,6 trililun.

Feb optimistis bakal lebih banyak perusahaan yang melangsungkan IPO saham tahun ini. Sentimen utama yang mendorong perusahaan untuk go public adalah bakal adanya pemilihan presiden pada 2019 yang biasanya diwarnai dengan kegaduhan politik. Karena itu, perusahaan cenderung mempercepat proses IPO sebelum suhu politik memanas.

Untuk emisi obligasi, kata Feb, Bahana menargetkan sebesar Rp 60 triliun. “Tahun lalu perseroan memperoleh 29 mandat penerbitan obligasi senilai Rp 54,6 triliun,” ujarnya. (hg)

http://id.beritasatu.com/home/bahana-tangani-5-ipo-dan-8-emisi-obligasi/156668

 

 

Sumber : INVESTOR DAILY


 





loading.. loading.. loading..