Journalism Database & Technology  
 
 
News & Opinions | markets | bonds

Thursday, February 16, 2017       17:54 WIB
Bahana Securities sudah terima mandat 5 IPO

JAKARTA. Bahana Securities mengawali tahun dengan bagus, per Februari 2017 telah mendapatkan mandat dari lima perusahaan yang ingin mencatatkan diri di bursa atau initial public offering (IPO). Lima perusahaan ini kebanyakan terdiri dari anak usaha BUMN namun ada juga dari perusahaan swasta.

Direktur Utama Bahana Securities, Feb Sumandar menyampiakan yang paling dekat IPO itu akan digelar pada Maret 2017. Sayangnya, Feb belum bisa merinci perusahaan atau sektor mana saja yang akan melantai di bursa itu. Dia juga belum bisa membagikan berapa nilai dan size saham yang akan dibagikan ke public.

“Jadi untuk di bulan Februari sudah membaik harapannya ke depan akan lebih banyak lagi,” ujar Feb Mumandar di Jakarta, Kamis (16/2).

Dia memprediksi akan ada banyak perusahaan yang melakukan IPO tahun ini, sebab tahun 2019 itu aka nada pemilihan presiden dan pemilihan anggota legislatif dan biasanya satu tahun sebelum perhelatan tersebut situasi politik sudah memanas.

Maka dari itu tahun 2017 yang paling aman untuk melakukan IPO. “Tahun ini merupakan windows-nya untuk melakukan IPO sebelum masuk tahun depan yang sudah memanas,” ujarnya.

Tahun ini, Bahana menargetkan pertumbuhan sebanyak 10% dari tahun kemarin. Tahun 2016, Bahana Securities berperan sebagai underwriter enam emisi saham baik yang berupa IPO maupun rights issue dengan total nilai RP 22,6 triliun dan 29 emisi obligasi dengan total penggalangan dana sebesar Rp 54,9 triliun.

Hal ini tentunya sejalan dengan target yang ditetapkan Bursa Efek Indonesia (BEI), dimana mereka menargetkan perusahaan yang akan masuk bursa di tahun ini sebanyak 35 perusahaan. IPO ini rencananya akan diramaikan oleh anak perusahaan BUMN, namun perusahaan swasta juga akan menopang pencapaian target IPO.

Selain IPO, Bahana Securities juga akan menerbitkan obligasi delapan perusahaan, kemudian ada juga dua perusahaan yang hendak melakukan rights issue, dan terakhir ada perusahaan yang hendak melakukan tender offer yaitu keluar dari perdagangan saham di bursa.

Di samping itu, pada tahun ini perusahaan menerima konsultasi dari dua perusahaan BUMN untuk transaksi lintas Negara atau cross border. Transaksi ini terkait dengan rencana perusahaan yang hendak melakukan ekspansi. Rencananya cross border ini akan dilakukan di Asia Tenggara dan Middle East. 

http://investasi.kontan.co.id/news/bahana-securities-sudah-terima-mandat-5-ipo

 

 

Sumber : KONTAN.CO.ID


 





loading.. loading.. loading..